< Browse > Home / Archive: November 2005

| Mobile | RSS

Bangga Jadi Orang Indonesia?

Inilah Indonesia. Negeri yang, meminjam istilah Jusuf Kalla, paling sering dihina oleh penduduknya sendiri. Bukan karena penduduknya tidak sopan. Tapi karena hinaan itu lebih banyak merupakan kenyataan.
Di Aceh, pasca damai RI-GAM, hanya 56 persen warga Tanah Rencong yang bangga menjadi bagian dari Indonesia. Selebihnya tidak. Paling kurang, itulah hasil survei LSI yang di-publish kemarin. Menurut [...]

[ Baca lengkap ] 30 November 2005 | Ada 2 Komentar | Budaya, General, Politika |

Kisah Iseng dari Ruang Kokpit

Entahlah kenapa banyak anak bercita-cita menjadi pilot – nyaris bersaing dengan kelompok yang bercita-cita menjadi dokter. Mungkin karena sejak kecil setiap anak sudah terkagum-kagum melihat sebuah benda sebesar pesawat bisa terbang melayang di angkasa, sementara mereka tau, berkat gravitasi, benda-benda kecil yang ringan saja akan terjatuh. Kalau benda yang terbang itu dikagumi, maka yang menerbangkannya [...]

Inilah Hasilnya…

Ya. Inilah hasilnya. Baik atau buruk? Entahlah. Yang pasti, saya suka wajah baru ini sesuka wajah sebelumnya. Lha kenapa berubah? Mungkin hanya karena saya berpikir, sudah saatnya berubah.
Anda yang sudah pernah berkunjung di halaman yang lama, mungkin tidak menemukan hal baru di wajah baru ini, kecuali soal komposisi warna dan posisi side bar — tadinya [...]

[ Baca lengkap ] 27 November 2005 | Beri Komentar | General |

Menuju Perubahan Pertama

Melakuan perubahan itu penting. To refresh, to remind. Itu pula yang menjadi alasan saya melakukan (untuk pertama kalinya sejak di-publish) perubahan desain Windede Online. Sayangnya, karena keterbatasan pengetahuan desain web, juga keterbatasan waktu luang, perubahan itu akan terjadi secara perlahan. Saya memang mengerjakannya sendiri, dan tentu saja sambil lalu, setiap sempat.
Sebenarnya saya masih suka sekali [...]

[ Baca lengkap ] 25 November 2005 | Beri Komentar | Blog Vaganza, General |

Dua Hari bersama Peterpan

…tak bisakah kau menungguku
hingga nanti tetap menunggu
tak bisakah kau menuntunku
menemani jalan hidupku…
Potongan lagu Tak Bisakah yang merupakan original sound track (OST) film Alexandria ini membuat sedikitnya 20 ribu orang di Stadion Swakarya Muara Teweh, Kalteng berjingkrak. Ariel bersama personel Peterpan lain menyanyikannya dengan bersemangat. Meskipun baru dirilis, massa tampaknya begitu cepat beradaptasi. Bukti betapa dahsyat [...]

Sedikit Cerita Orang-Orang Sungai

Hari baru saja beranjak siang. Orang-orang sungai itu bergerak perlahan menuju ke hulu. Perahu kelotok mereka telah kosong dari barang-barang. Rute hulu-hilir baru dilewati sekali untuk hari ini. Mungkin masih bisa dua atau tiga kali pulang-pergi. Toh, tubuh belum terlalu lelah.
Di Banjarmasin mereka biasa juga disebut motoris taksi air. Perahu-perahu kelotok tanpa atap ini dipergunakan [...]

[ Baca lengkap ] 18 November 2005 | Beri Komentar | Budaya, General, Manusia |

(Lagi-Lagi) Membincang Senja

Tak banyak senja saya lewatkan di pantai, sebab memang kesempatan bertemu pantai sangatlah jarang. Sebagai orang darat yang hidup jauh dari laut, senja untuk saya lebih banyak tersuguh di balik ranting pepohonan atau dinding-dinding rumah. Betapa pun dengan sadar saya harus akui senja di darat kalah menarik dibandingkan senja di laut, toh senja tetap harus [...]

Membincang Senja (Lagi)

Senja paling menakjubkan bisa kita temukan di setiap pantai. Tentu saja yang menghadap arah matahari terbenam. Keluasan samudera dengan garis horison di kejauhan adalah titik nol di mana matahari akan terjatuh di cakrawala dalam posisi paling rendah. Air dari garis pantai sampai ke titik horison merupakan permadani emas yang terhampar, seakan memberi kita jalan untuk [...]

  • Kotak Pesan

    Nama:
    Web:
    Pesan:
    :) :( :D :p :(( :)) :x


    Kontak pribadi?
    Langsung ke: windede[at]windede[dot]com


Safa @ sen-ciSafa Afif NgebutSafa n AfifAfif n Safa di PIMJuve AlvaroAfif di malSafa CoolRafif BergayaCandleYang Tersisa