< Browse > Home / Archive: February 2005

| Mobile | RSS

Keppres dari Presiden untuk Presiden

Dunia semakin lucu saja. Meski bukan barang baru, keputusan presiden (Keppres) untuk hak dan fasilitas mantan presiden kembali disahkan, tentu saja oleh presiden sendiri. Ini aturan benar-benar dibuat sekaligus diperuntukkan bagi pemimpin republik ini. Sang presiden, yang sebentar lagi menjadi mantan, tentu saja begitu peduli dengan hari tuanya pasca meninggalkan [...]

[ Baca lengkap ] 19 February 2005 | Ada 1 Komentar | General, Politika |

Banyak Sumbangan, Sedikit Tersalur

Anda pernah menyumbang sesuatu untuk solidaritas korban bencana Aceh? Yakinkah Anda sumbangan itu benar-benar sampai dan dirasakan manfaatnya oleh saudara-saudara kita di sana?
BANYAK yang bertanya kenapa Radar Banjar Peduli (RBP) harus repot-repot pergi ke Nanggroe Aceh Darussalam, untuk mengantar sumbangan yang masuk lewat Dompet Peduli Aceh Radar Banjarmasin? Kepada setiap orang yang bertanya, saya dan [...]

[ Baca lengkap ] 11 February 2005 | Beri Komentar | General |

GAM Lebih Ditakuti daripada Hantu

Selain ancaman gempa dan tsunami susulan, orang Aceh juga “terancam” oleh isu mengenai hantu dan makhluk gaib lain yang gentayangan. Malam hari, seluruh penjuru kota benar-benar menjadi kota mati.
HARI beringsut malam. Langit begitu pekat di atas Ulee Kareng. Di pinggiran kota Banda Aceh ini, sejumlah posko relawan berdiri. Ada yang menyewa ruko, rumah penduduk, atau [...]

[ Baca lengkap ] 10 February 2005 | Beri Komentar | General |

“Mungkin Perjumpaan Itu di Akhirat Kelak”

Tak ada satu orang Aceh pun yang lolos dari musibah. Meski selamat dari maut, sebagian besar yang hidup pasti kehilangan keluarga.
SETIAP berjumpa orang Aceh, pertanyaan yang selalu saya ajukan adalah: di mana posisinya saat terjadi bencana? Setelah itu baru saya tanya bagaimana nasib keluarga. Hasilnya, tak seorang pun yang saya jumpai di Aceh bebas [...]

[ Baca lengkap ] 9 February 2005 | Beri Komentar | General |

Tak Kunjung Habis, Mayat Makin Hancur

Bencana gempa yang disusul badai tsunami di Nanggroe Aceh Darussalam sudah berlalu lebih dari 40 hari. Namun, yang masih tampak di depan mata bukan saja kehancuran di seluruh penjuru kota. Mayat-mayat pun masih banyak terpendam di dalam lumpur, tertimbun reruntuhan bangunan.
ANGIN semilir menyapu wajah ketika kami turun dari mobil di perkampungan Lamprit, Banda Aceh. [...]

[ Baca lengkap ] 8 February 2005 | Beri Komentar | General |

Pengungsi Lebih Senang Orang Asing

Bersama Radar Banjar Peduli (RBP),  saya melakukan perjalanan ke sejumlah kota yang terkena bencana gempa dan tsunami di Nanggroe Aceh Darussalam (NAD), untuk menyalurkan sumbangan warga Kalsel yang masuk lewat Dompet Peduli Aceh di Radar Banjarmasin. Berikut catatannya:
HIRUK di Bandara Polonia Medan. Pagi berkabut itu, jam masih menunjuk pukul 06.30 waktu setempat. Ratusan penumpang berjejal [...]

[ Baca lengkap ] 7 February 2005 | Beri Komentar | General |

Bikin Buku Sebelum Mati

Sejak lama saya pingin bikin buku. Dua tahun yang lalu sudah menyusun naskahnya, namun terganjal ini-itu akhirnya gagal lagi. Sekarang sedang coba-coba bikin naskah baru, tapi entahlah… apa akhirnya bisa selesai. Yang pasti, bikin buku itu salah satu cita-cita… dan agaknya harus benar-benar diwujudkan.

Kenapa bikin buku jadi penting? Ada dua alasan [...]

[ Baca lengkap ] 4 February 2005 | Ada 2 Komentar | General, Manusia |
  • Kotak Pesan

    Nama:
    Web:
    Pesan:
    :) :( :D :p :(( :)) :x


    Kontak pribadi?
    Langsung ke: windede[at]windede[dot]com


Safa @ sen-ciSafa Afif NgebutSafa n AfifAfif n Safa di PIMJuve AlvaroAfif di malSafa CoolRafif BergayaCandleYang Tersisa