7/7/7
TAK ada niat menulis posting hari ini. Tetapi, heboh triple seven, lucky seven, atawa tri-tujuh di hari di mana semua kalender masehi menunjuk angka 7/7/7, membuat saya tergoda mengabadikan 070707 hari ini dengan sebuah catatan. Setidaknya di arsip posting saya ada rekaman tujuh-tujuh-tujuh itu.
Mitos mengenai angka keberuntungan sebenarnya masih terus dipercaya manusia sepanjang zaman. Seperti sialnya angka 13 sehingga nyaris tak ada maskapai penerbangan yang memasang seat nomor 13 di pesawatnya. Atau 666 yang dibilang lambang setan, sehingga tahun lalu banyak pasangan suami istri memajukan proses kelahiran anak mereka, daripada ketepatan mbrojol pas tanggal 6 Juni 2006 (666).
Angka-angka selalu membawa cerita. Saya memilih lucky number 165 untuk angka belakang nomor ponsel, seperti beberapa kawan lain, karena sebuah alasan. Betapa banyak orang rela bayar mahal demi mendapat nomor telepon, atau nomor plat mobil, berangka unik 9999 atau 8888. Atas nama pengalaman pribadi masing-masing, yang sulit diterjemahkan secara universal, orang sering memilih angka keberuntungannya sendiri.
Seorang kawan sangat fanatik dengan angka 86, sehingga nomor plat mobil, nomor ponsel, sampai ukuran kamar tidurnya, harus berunsur angka 86. Bahkan ketika harus memilih waktu yang tepat untuk menikah, dia pilih tanggal 8 bulan 6 tahun 1986. Dia hanya tersenyum ketika suatu hari saya bilang, apakah ini ada hubungannya dengan 86 versi polisi hehehe.
Angka 777 hari ini, pastilah kalah menarik dengan tanggal 7 bulan 7 tahun 777, duapuluh abad silam, atau kelak, bila dunia ini panjang umur dan belum kiamat, tanggal 7 bulan 7 tahun 7777. Tahun depan akan ada lagi tanggalan unik; 8 bulan 8 tahun 2008 (888), seperti halnya tanggal 9 bulan 9 tahun 2009 (999). Begitu seterusnya, sampai tanggal 10 bulan 10 tahun 2010 (101010) atau 11 bulan 11 tahun 2011 (11111).
Toh, kita harus percaya bahwa Tuhan memberkahi kebaikan di hari apapun. Bahwa ada hari-hari yang diistimewakan, tidaklah itu berarti hari lain lebih buruk. Kalau banyak yang percaya 777 lebih baik dari hari yang lain, sehingga karena itu lantas memilihnya sebagai hari pernikahan, maka anggaplah itu sebuah pilihan unik saja.
Selamat hari Sabtu. Selamat tanggal tujuh…












8 July 2007 pada pukul 10:39 pm
selamat selamat…
9 July 2007 pada pukul 8:51 pm
setuju dengan pernyataan ini…
tapi mungkin banyak orang yang memilih hari 777 bukan hanya berdasarkan kepada
…
tapi memang berdasar keyakinan yang bertentangan dengan pernyataan diatas… sungguh miskin mereka…
10 July 2007 pada pukul 2:40 pm
7 itu my lucky number pak
..buktinya..tanggal 7 saya dapat buku bagus
10 July 2007 pada pukul 5:58 pm
gw juga bingung kenapa org2 bisa percaya kayak gitu y?…tmn gw ja da 2 org yg menikah di hari tersebut..klo gw tgl segitu dapat TV baru…hehehe..beli tapi
12 July 2007 pada pukul 2:36 am
walah ini virus seven fever *kayaknya bener ya tulisannya
* ya pak?
gak begitu percaya sih
12 July 2007 pada pukul 1:24 pm
Boleh dipercaya, boleh juga tidak, bagi saya hari baik adalah Jumat pada tanggal apapun, karena besaoknya Sabtu dan Minggu adalah hari libur….he..he
10 October 2007 pada pukul 3:02 pm
wah kalau didalam islam mah semua hari adalah baik dan hari yang utama adalah hari jum’at, jadi 777 atau 888 bukanlah sesuatu hal yang harus di istimewakan
17 December 2008 pada pukul 1:21 pm
saya sependapat dengan saudara vei, tapi yang ingin mengatahui tentang hal lain dari angka 7 silahkan kunjungi blog saya di berbagipengetahuan.wordpress.com
blognya masih baru dan butuh masukan dari para pembacanya, dan saya akan terus berusaha untuk memperbaikinya
terima kasih
25 February 2009 pada pukul 12:13 am
Shalom..bpk./ibu..aneh ttp nyata pak/ibu…di hidup saya..selalu beruntung dan selalu angka kelipatannya 7..spt alamat rmh sekarang..blok D7/7, tanggal kelahiranku 14-07-1972…777…dan nmr SIM -ku saja dimulai dengan angka 7…knp bisa gitu ya…?? serba 7 deh…Ybu