< Browse > Home / General, Kontemplasi / Blog article: Setelah Hujan Singkat Itu…

| Mobile | RSS

Setelah Hujan Singkat Itu…

4 November 2006 | Ada 14 Komentar | General, Kontemplasi

Bulir air di dahan bambu. Segar sekali setelah hujan...

Akhirnya hujan mengguyur kampung kami, sore kemarin. Meski hanya di beberapa titik dan dalam waktu yang singkat sekali. Aroma tanah basah menyeruak menggantikan bau asap yang dua bulan terakhir menemani setiap tarikan napas. Harum, segar…

Pagi ini, langit sedikit cerah. Memang belum biru dan berawan, tapi selimut asap sudah sangat tipis. Jarak pandang membaik, setidaknya sudah cukup untuk memacu kendaraan di atas 80 km/jam. Lalulintas penerbangan beroperasi normal. Tidak seperti dua hari yang lalu, ketika saya harus menunggu 8 jam di Bandara Sepinggan Balikpapan karena Bandara Syamsuddin Noor ditutup akibat asap.

Masalah memang belum selesai. Hujan singkat kemarin boleh jadi hanya menggeser asap ke tempat yang lebih kering. Titik-titik api belumlah padam sempurna. Dengan sedikit terik matahari bisa terbakar lagi. Perlu guyuran hujan beberapa hari untuk membuat titik api benar-benar mati. Syaratnya, jangan hujan lebat berjam-jam; karena itu bisa mengakibatkan banjir!

Demikian. Saya ingin jalan-jalan dulu keluar kantor. Menghirup udara yang sedikit lebih bersahabat.

Salam dari Negeri Asap Banjarbaru…

[foto: windede | kamera: sony dsc f505]

Tulis komentar 628 views, 2 so far today |

Fatal error: Call to undefined function wp_related_posts() in /home/windede/public_html/wp-content/themes/Digital Statement/single.php on line 35