Skip to content

WINDEDE.com

Menu
  • Home
  • Esai
  • Kontemplasi
  • Inspirasi
  • Perjalanan
  • Fotografi
  • Budaya
  • Politika
Menu

Mimpi tentang Rumah Masa Depan

Posted on 8 Januari 2006


Di saat rumah-rumah penduduk di banyak sudut Indonesia hancur diterjang banjir bandang dan tanah longsor, orang di luar sana justru telah menciptakan konsep rumah masa depan yang mungkin tak pernah terpikirkan. Dijuluki sebagai Living Activity Vehicle, benda ciptaan General Motors West Coast Advanced Design Studio ini diklaim sebagai rumah masa depan dalam bentuk mobil. Atau mobil masa depan dalam bentuk rumah? Tinggal pilih.

Rancangan ini, begitu menakjubkannya, terpilih sebagai yang terbaik pada even Design Challenge di Los Angeles Auto Show, pekan lalu. Produsen-produsen besar lain seperti Honda dan Mercedes-Benz harus puas terkalahkan.

Konsep rumah mobil dengan teknologi modern ini dinamai GMC PAD. Mobil itu memang multifungsi. Selain menjadi kendaraan untuk mobilitas pemiliknya, juga sekaligus sebagai rumah tinggal. General Motors berencana memproduksi mobil rumah (atau rumah mobil) ini dalam jumlah lebih banyak. Tentu untuk menggaet pasar para calon pemilik rumah sekaligus calon pemilik mobil yang aktif traveling.

Mobil rumah memang bukan barang baru. Di Amerika dan Eropa, mobil jenis ini sudah cukup banyak dipakai orang. Terutama para petualang yang lebih suka berpindah-pindah hunian. Biasanya disebut sebagai RV, kependekan dari recreational vechile.

Bedanya, GMC PAD dirancang bukan sekadar untuk tempat tinggal sementara, tetapi rumah yang tetap sekaligus mobile. Diklaim sebagai benda ramah lingkungan, menggunakan sistem hybrid yang merupakan kombinasi mesin diesel dan motor elektrik. Mesin juga sekaligus berfungsi sebagai generator untuk memenuhi kebutuhan listrik di dalamnya.

Untuk memenuhi syarat disebut sebagai rumah, GMC PAD juga didesain dengan interior yang lengkap, mulai tempat tidur, kamar mandi, ruang tamu hingga ruang keluarga (living room). Juga dilengkapi perangkat keamanan, entertainment dan komunikasi yang serba digital.

Ketika bumi semakin sesak dan harga tanah di perkotaan melambung harganya, konsep rumah mobil boleh jadi adalah jalan keluar yang baik. Orang bahkan bakal terhindar dari kebosanan menetap di sebuah kawasan yang itu-itu saja selama bertahun-tahun. Bisa bepergian ke mana pun tanpa khwatir kemalaman di jalan.

Siap jadi petualang?

Like & Share

15 thoughts on “Mimpi tentang Rumah Masa Depan”

  1. yuni berkata:
    26 Februari 2007 pukul 22:32

    thanks banget ya! tentang artikelnya. aku jadi kebantu banget dalam buat tugas

    Balas
  2. yuyun berkata:
    30 Maret 2007 pukul 16:09

    saya berharap, suatu saat saya dapat memilikinya, luar biasa …..

    Balas
  3. wan berkata:
    9 April 2007 pukul 14:02

    bisa beliin buat aku gak,keren banget tuh. tapi anti peluru gak ya,kalo anti peluru kan enak gak ada yang perlu di takutin.

    Balas
  4. andy berkata:
    8 Juni 2007 pukul 16:57

    wah, boleh juga nih buat travelling. tapi sayang gak bisa terbang ya.
    kalo ada yang bisa terbang kan enak bisa keliling dunia.

    Balas
  5. harry berkata:
    14 Juni 2007 pukul 20:44

    thank untuk artikel ini karena dapat menambah wawasan saya andai saja saya memilikinya mungkin saya akan keliling dunia

    Balas
  6. widi berkata:
    18 September 2007 pukul 17:25

    wah, gila… keren bgt. kira-kira klo di indonesia ada harganya berapa milyard ya? mimpi deh mau punya ni mobil… thanks buat penulis ni artikel yang yahud abis…

    Balas
  7. iyuth berkata:
    6 Desember 2007 pukul 11:45

    thanks bedd nni bwad yg nulis artikelnyah .
    jade terinspirasi bwadd bikin tugas ☺

    Balas
  8. Toto and Ime berkata:
    22 Maret 2008 pukul 13:00

    wah,keren banget tuh! Q juga pengen punya rumah masa depan. kan asyik klu punya rumah kaya gitu. nanti klu rumahnya sudah ada, Q juga pengen miliki, klu udah punya Q mau ajak ime tinggal. and Q kliling dunia deh. AMIN……………………….!

    Balas
  9. reza ryu berkata:
    14 Mei 2008 pukul 08:35

    Biasa aja……tdk leluasa..paling awalnya aja senang selanjutnya jenuh dan bosaannn….kecillll bngett….!!

    Balas
  10. cundra berkata:
    10 November 2008 pukul 12:09

    Klo yang tinggal di situ orang yang berat ny kira2 134,5 kilogram gmn yah?
    trus kalo org ny jorok ga suka bersih2 trus kepengen beli mebil itu gmn ngerawat ny?^_^ pasti ribet banget….
    ha..ha…

    Balas
  11. B-genk's berkata:
    2 Maret 2009 pukul 00:11

    keren,flexible,comfortable,hi-tech &g ribet,praktis serta mobile banget.
    tapi…klo bisa d buat amphibius seperti SQUBA/AQUADA ccok buat daerah indonesia yg iklim y brantakan=banjir trus.
    kpn ada d indonesia tuh…

    Balas
  12. Puspita W berkata:
    1 April 2009 pukul 19:05

    Makasih artikelnya, …..saya mau bagi ilmunya ke murid-murid saya.

    Balas
  13. franky dwi p. berkata:
    12 Juni 2009 pukul 08:24

    BaGuS kLo Bisa Ya JuGa BiSa DiAiR  jAdI kLo AdA sUnAmI gA uSaH bInGuNg LaRi JaDi Ya TiNgGaL nGiKuTin ArUs

    Balas
  14. HERY berkata:
    28 Januari 2010 pukul 07:50

    aku pesan rumah itu harga rumah itu berapa ,kenapa kan bapaku tank

    Balas
  15. agenpupukorganik berkata:
    11 Februari 2011 pukul 23:53

    Itulah Impian jutawan dermawan…segera beli ach !

    Balas

Tinggalkan Balasan ke Toto and Ime Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

About

 

WinDede a.k.a Erwin D. Nugroho.

Anak kampung dari pelosok Kalimantan, bermukim dan beraktivitas di belantara Jakarta. Selain menulis dan memotret, jalan-jalan adalah kegemarannya yang lain.

My Book

My Youtube

https://youtu.be/2vSExaDnOTQ

My Instagram

Sesi foto keluarga, biar ada kenangannya... #eeeaa Sesi foto keluarga, biar ada kenangannya... #eeeaaaa
Si bungsu udah macam anak tunggal... Si bungsu udah macam anak tunggal...
Sesi foto tiga generasi... Sesi foto tiga generasi...
Baru terima nih official photos dari graduation du Baru terima nih official photos dari graduation dua pekan yg lalu. Harus diposting dong yak, hahaha...
Terima kasih Rektor UAI Prof. Dr. Ir. Asep Saefudd Terima kasih Rektor UAI Prof. Dr. Ir. Asep Saefuddin, M.Sc.
Bersama Dekan Fakultas Hukum UAI Dr. Yusup Hidayat Bersama Dekan Fakultas Hukum UAI Dr. Yusup Hidayat, S.Ag., M.H.
Sekali-sekali dapat predikat tertinggi selain ukur Sekali-sekali dapat predikat tertinggi selain ukuran badan hehe 😁
Alumni FH UAI angkatan 2018 👨‍🎓👩‍🎓 Alumni FH UAI angkatan 2018 👨‍🎓👩‍🎓
Alhamdulillah... Alhamdulillah...
Load More Follow on Instagram

Arsip Blog

Posting Terakhir

  • Liburan Tipis-Tipis ke Singapura (2): Semakin Ramah bagi Turis Muslim
  • Liburan Tipis-Tipis ke Singapura (1): Tiket Pesawat Lebih Murah ketimbang Rute Domestik
  • Ogi, Amtenar Aktivis
  • Uji Bebas Covid-19
  • Nyetir Sendiri Keliling Eropa (4): Bebas Ngebut di Jerman, Taat Speed Limit di Prancis dan Belanda
  • Nyetir Sendiri Keliling Eropa (3): Semua Urusan Dikelola Mesin, Bisa Curang Tapi Tetap Patuh
©2026 WINDEDE.com | Design: Newspaperly WordPress Theme