Skip to content

WINDEDE.com

Menu
  • Home
  • Esai
  • Kontemplasi
  • Inspirasi
  • Perjalanan
  • Fotografi
  • Budaya
  • Politika
Menu

Selamat Ulang Tahun Serdadu

Posted on 5 Oktober 2004

Selamat ulang tahun para serdadu! Hari ini, seperti tahun-tahun sebelumnya, kalian diminta berbaris di lapangan, bergerak dalam satu komando, memanggul senjata di pundak dan beberapa di antara kalian diminta beratraksi yang aneh-aneh. Tahun lalu, dalam atraksi membakar diri, seorang kawan kalian mati sia-sia di lapangan upacara di Makasar, dengan ditonton ratusan pasang mata.

Ulang tahun itu milik siapa sebenarnya? Milik kalian prajurit? Atau perwira-perwira komandan kalian itu? Atau para jenderal yang penampilannya sudah lebih mirip pengusaha daripada tentara? Ulang tahun ini, selain bekerja membersihkan markas, kalian juga dikumpulkan dalam sebuah upacara, lantas konvoi di jalan-jalan protokol, seperti biasanya, untuk menjadi tontonan.

Pada masa yang lain kalian bisa saja dikirim ke pertempuran berdarah di Aceh sana. Ketika baku tembak terjadi dan warga sipil mati, kalian dituduh melanggar HAM, lantas layak dipecat oleh komandan — sementara pada saat bersamaan, sang komandan dianggap berprestasi di daerah konflik sehingga kepadanya diberi penghargaan sekaligus kenaikan pangkat.

Kalian para serdadu, dengan sepatu dan topi baja, juga gaji yang alakadarnya, adalah pejuang dalam pengertian sesungguhnya. Tahukah kalian, para komandan, lebih sering ngumpul dengan pengusaha, malak duitnya untuk dugem nanti malam. Tahukah kalian, bahkan para komandan, tak jarang memotong jatah prajurit untuk keperluan dirinya pribadi.

Itulah sebabnya, ketika menghalau para perusuh, atau masuk ke medan tempur, kalian seperti singa barbar yang haus mangsa. Senapan kalian mudah meletus oleh emosi yang menggelegak, pentungan berseliweran menghajar pengunjukrasa dan makian mengalir lancar dari mulut kalian yang lebih sering makan nasi tanpa lauk memadai — karena lauk yang sehat sudah dihabisi para komandan.

Selamat ulang tahun para serdadu. Hidup kalian memang dibuat susah supaya semangat berjuang terus tumbuh. Katanya, kalau hidup kalian dibuat enak, nanti prajurit kita lemah dan manja. Tunggu saja, kelak, kalau nasib kalian mujur dan naik pangkat jadi perwira, silakan kalian berpesta pora. Pada saat itu, gantian kalian yang menginjak-injak prajurit — yang tampaknya memang terlahir untuk bernasib kurang mujur.

Selamat ulang tahun serdadu.

Like & Share

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

About

 

WinDede a.k.a Erwin D. Nugroho.

Anak kampung dari pelosok Kalimantan, bermukim dan beraktivitas di belantara Jakarta. Selain menulis dan memotret, jalan-jalan adalah kegemarannya yang lain.

My Book

My Youtube

https://youtu.be/2vSExaDnOTQ

My Instagram

Sesi foto keluarga, biar ada kenangannya... #eeeaa Sesi foto keluarga, biar ada kenangannya... #eeeaaaa
Si bungsu udah macam anak tunggal... Si bungsu udah macam anak tunggal...
Sesi foto tiga generasi... Sesi foto tiga generasi...
Baru terima nih official photos dari graduation du Baru terima nih official photos dari graduation dua pekan yg lalu. Harus diposting dong yak, hahaha...
Terima kasih Rektor UAI Prof. Dr. Ir. Asep Saefudd Terima kasih Rektor UAI Prof. Dr. Ir. Asep Saefuddin, M.Sc.
Bersama Dekan Fakultas Hukum UAI Dr. Yusup Hidayat Bersama Dekan Fakultas Hukum UAI Dr. Yusup Hidayat, S.Ag., M.H.
Sekali-sekali dapat predikat tertinggi selain ukur Sekali-sekali dapat predikat tertinggi selain ukuran badan hehe 😁
Alumni FH UAI angkatan 2018 👨‍🎓👩‍🎓 Alumni FH UAI angkatan 2018 👨‍🎓👩‍🎓
Alhamdulillah... Alhamdulillah...
Load More Follow on Instagram

Arsip Blog

Posting Terakhir

  • Liburan Tipis-Tipis ke Singapura (2): Semakin Ramah bagi Turis Muslim
  • Liburan Tipis-Tipis ke Singapura (1): Tiket Pesawat Lebih Murah ketimbang Rute Domestik
  • Ogi, Amtenar Aktivis
  • Uji Bebas Covid-19
  • Nyetir Sendiri Keliling Eropa (4): Bebas Ngebut di Jerman, Taat Speed Limit di Prancis dan Belanda
  • Nyetir Sendiri Keliling Eropa (3): Semua Urusan Dikelola Mesin, Bisa Curang Tapi Tetap Patuh
©2026 WINDEDE.com | Design: Newspaperly WordPress Theme