Teriakan Khas Tukul di Tengah Hiruk-pikuk Kasino

Indonesia boleh saja melarang judi. Tapi itu bukan berarti para gambler kehilangan kesempatan berjudi. Selain Genting Highland di Malaysia, Macao adalah pilihan menarik mengadu keberuntungan.

Saya bersama Dewa Pahuluan dan Rustam Effendi, rekan seperjalanan ke Hong Kong dan Macao, pose bersama di reruntuhan Gereja St Paul Macao.

GELAK tawa membahana di ruangan seluas lapangan sepak bola, di lantai dasar Wynn, sebuah hotel bintang lima sekaligus arena judi kasino di Macao. Karpet tebal yang melapisi lantai membuat derap kaki ratusan orang yang lalu-lalang di tempat itu tenggelam bersama gemuruh hiruk-pikuk penjudi. Tak ada yang aneh sampai akhirnya sebuah teriakan khas mengingatkan saya pada acara Empat Mata-nya presenter ndeso Tukul Arwana. “Puas… puas…!!!” Lantas disambung tawa cekikikan.

Saya mendekat ke arah suara itu. Di sebuah meja selebar meja biliar, beberapa orang tampak sibuk menyusun token, semacam koin plastik yang mirip kepingan permainan karambol. Token-token itu merupakan pengganti uang sebagai alat transaksi dalam permainan di kasino. Warna token bermacam-macam, sesuai nilai uangnya. Di meja dengan token yang bertebaran inilah, beberapa orang Indonesia rupanya sedang asyik bermain. Mereka mengadu untung dalam games tebak dadu.

“Meleset lagi, abis deh gue…” kata salah seorang di antara mereka.

Wynn CasinoWynn hanyalah satu dari ratusan tempat judi kasino di Macao. Negeri bekas jajahan Portugis ini sejak dulu memang dikenal sebagai Las Vegas-nya Asia. Karena itu banyak film-film Mandarin produksi Hong Kong juga mengambil setting cerita di Macao. Mudahnya berjudi di Macao membuat para gambler asal Indonesia termasuk yang populer sebagai pelanggan.

“Orang Indonesia royal, kalau bawa uang bisa sekarung,” seloroh Peter Wang, warga Kamboja yang sudah 24 tahun tinggal di Macao dan hari itu menemani saya jalan-jalan.

Saat saya berada di Macao pekan lalu itu, cukup banyak orang Indonesia berada di negeri yang masih menyimpan banyak bangunan kuno ini. Maklum, sedang ada pembukaan tempat judi kasino terbaru, yang diklaim sebagai kasino terbesar di dunia saat ini. Namanya Venetian, dibangun di sebuah lahan seluas 97,5 hektare hasil reklamasi laut di kawasan Taipa. Tempat judi yang dibangun Las Vegas Sans Corp. ini menyediakan sedikitnya 6 ribu meja judi beragam jenis, dilengkapi pula dengan 3 ribu kamar hotel dan resort.

Venetian akhirnya meredupkan dominasi Lisboa Casino, yang selama bertahun-tahun jadi tempat judi paling top di Macao. Padahal, Lisboa sendiri sedang membangun sebuah gedung tinggi di belakang bangunan lamanya, dengan desain menyerupai kuncup bunga. “Bisnis judi masih sangat menjanjikan. Orang-orang mengumpulkan uang di Hong Kong dan China. Lantas membuangnya di Macao,” kata Peter.

Lisboa CasinoDari Peter pula saya akhirnya bisa mencicipi masakan Indonesia di Macao. Berbeda dengan Hong Kong di mana rumah makan Indonesia dibuka untuk melayani pasar TKW, di Macao pasarnya adalah turis-turis Melayu seperti dari Indonesia dan Malaysia. Namanya Warung Medan, dikelola satu keluarga Tionghoa asal Medan.

“Orangtua kami dulu memang dari Medan. Tahun 60-an pindah ke Macao karena situasi politik di Indonesia saat itu tidak kondusif bagi warga keturunan,” kata Meitha, pengelola warung yang letaknya di tengah kota, tak jauh dari lokasi reruntuhan Gereja St Paul yang jadi landmark Macao.

Menu yang ditawarkan lebih beragam, sebagiannya malah Chinese Food. Tetapi ada juga nasi campur, nasi kuning, sop buntut, es campur dan kudapan ringan khas Indonesia seperti onde-onde. “Yang bukan orang Indonesia juga suka makan di sini,” ujar Meitha. Di Macao, selain etnis Tionghoa, warga keturunan Portugis juga masih banyak.

Masalahnya, lokasi Warung Medan ini agak tersembunyi. Tanpa dibantu Peter, saya pasti tak sampai ke tempat ini. “Hanya orang-orang tertentu yang tahu,” kata Peter dengan bangga. Dia memang langsung menawarkan mengantar saya ke rumah makan Indonesia. “Saya tahu, kamu pasti cari yang halal kan,” katanya.

Saat ini, orang Indonesia bisa pergi ke Macao dengan sangat mudah. Ada pesawat bertarif murah yang membuka flight langsung dari Jakarta dan Surabaya. Karena itu, kalau berjumpa orang Indonesia di Macao, kemungkinannya hanya dua; sedang tergabung dalam tur wisata (biasanya sepaket untuk perjalanan Hong Kong, Shenzhen, dan Macao), atau memang datang untuk mengadu nasib dengan berjudi. ***

Win Dede

Win Dede a.k.a Erwin D. Nugroho. Anak kampung dari pelosok Kalimantan, bermukim dan beraktivitas di belantara Jakarta. Selain menulis dan memotret, jalan-jalan adalah kegemarannya yang lain.

Beri Tanggapan (atau pilih komentar via akun media sosial)

13 tanggapan untuk “Teriakan Khas Tukul di Tengah Hiruk-pikuk Kasino

  • 15 September 2007 pada 21:57
    Permalink

    Orang Indonesia, ternyata ada dimana-mana, ya.
    Tapi semoga membawa kebaikan bagi bangsa Indonesia.

  • 16 September 2007 pada 11:46
    Permalink

    saatnya orang indonesia menguasai dunia hehe

  • 17 September 2007 pada 12:02
    Permalink

    Nah lho … kog ngak nulis tentang jembatan Macao yang begitu mempesona, Pak.

  • 17 September 2007 pada 17:33
    Permalink

    Memang, kalau mencari dan berhasil mendapatkan resto asli masakan Indonesia di negeri rantau adalah kepuasan tersendiri.. :-), selain puas berjalan-jalan- cita rasa masakan Indonesia memang bagai sauh pada biduk yang berlayar.. 😀

    Reportase yang unik dan menari – jadi pengen ikutan jalan2 ke Macau nih! – kapan juga ke negeri si bau kelek ini…

  • 19 September 2007 pada 15:24
    Permalink

    orang Indonesia kok senengnya judi 🙁

  • 21 September 2007 pada 03:21
    Permalink

    huehehehe… jadi kepengen jalan jalan ke sana… 😀

  • 16 Oktober 2007 pada 16:04
    Permalink

    horeeeeeeee………
    tukul terkenal sampe ke luar negeri……..
    hidup mas tukul…………..
    selalu kibarkan bendera katrok di mana mana

    WE LOPE MAS TUKUL NGAWARNA!!!!!!!!!!!!

  • 3 Desember 2007 pada 19:25
    Permalink

    kalo ada orang indonesia yg ke macao jangan lupa cari gue ya
    hehehe

  • 14 Desember 2007 pada 13:03
    Permalink

    Alangkah indahnya kalo judi dilegalkan di indonesia

  • 15 Mei 2008 pada 11:07
    Permalink

    aduhhhhh,,,,,,,,,,,,di indonesia di larang ada ya kasino,,,,tapi orang indonesia sendiri lari ke makau untuk main judi,,,,,,,,indonesia egak mau maju kali yaaaa,,,,,,,,,,kalau mau maju ya buka kasino

  • 1 Juli 2011 pada 14:52
    Permalink

    ============================

    Infonya Mantap Gan!. Makasih buat yang punya blog udah berbagi info. Semoga blog/web ini makin mantap dan tambah banyak pengunjungnnya..

    ============================

    Kita ikutan bagi-bagi info juga buat para pengunjung situs/blog ini. Infonya seputar <a href=”http://www.lelanghot.com/general/ads/lp.php”><b>LELANG HOT</b></a>.

    Info ini cocok buat Agan atau Sist yang senang belanja <i>gadget</i> dengan cara yang berbeda dari biasanya.

    Buat yang baru tahu <a ads=”” general=”” href=”http://www.lelanghot.com/general/ads/lp.php”><b>LELANG HOT</b></a>. Ini adalah situs lelang <i>online</i> dengan alamat situs: http://www.lelanghot.com. Sebagai situs Lelang <i>online</i>, Lelang Hot menawarkan berbagai produk <i>gadget</i> berkualitas yang bisa didapat dengan harga lebih murah hingga 50% dari harga di pasaran.

    Konsep yang diterapkan pada situs ini adalah <i>entertainment shopping </i>yang mengadopsi mekanisme game. Di mana <a href=”http://www.lelanghot.com/general/ads/lp.php”><b>LELANG HOT</b></a> akan memberikan pengalaman menarik bagi orang-orang yang ingin berbelanja atau memiliki sebuah <i>gadget</i>.

    <a href=”http://www.lelanghot.com/general/ads/lp.php”><b>LELANG HOT</b></a> menarik karena menawarkan konsep yang menantang dan sekaligus menyenangkan. Peserta lelang dituntut untuk cerdas saat melakukan penawaran sehingga dapat menjadi penawar terakhir yang akan mendapatkan <i>gadget-gadget</i> menarik.

    Untuk mengikuti lelang, caranya mudah. Agan atau Sist cukup melakukan REGISTRASI, kemudian BELI POINT, lalu IKUTAN LELANG.

    Biasanya, <a href=”http://www.lelanghot.com/general/ads/lp.php”><b>LELANG HOT</b></a> mengadakan program promo, bisa dalam bentuk lelang geratis (bagi-bagi point geratis) yang nilainya bisa sampai ratusan ribu rupiah.

    Waktu melakukan registrasi, coba cek kolom Promotion Cede, kalau kolom tersebut sudah terisi kode, berarti sedang ada promo. Promo tersebut, biasanya buat para pengunjung baru yang mau nyoba ikutan lelang.

    Point yang didapat dari promo ini, hanya bisa dipakai buat ikutan lelang di box lelang yang statusnya geratis. Tapi jangan khawatir. Barang yang dilelangnnya juga mantap-mantap, seperti:

    * SONICGEAR 2GO NOW – Apple Green
    * SanDisk microSDHC Memory Cards – 8G
    * The Body Shop White Musk® Eau De Toilette 30ml
    * V-GEN Micro SDHC 16GB
    * PHILIPS SHE 3582
    * Dll.

    Untuk mengetahui program apa saja yang lagi berjalan. Langsung cek aja ke TKP!

    Untuk yang mau ikut gabung bisa langsung klik di sini:

    <a href=”http://www.lelanghot.com/general/ads/lp.php”><b>KLIK DI SINI UNTUK MASUK LELANG HOT</b></a>

  • 22 Maret 2017 pada 15:19
    Permalink

    Pak bisa minta kontak mr peter wang yg di macau.

Komentar ditutup.

Loading Facebook Comments ...
Loading Disqus Comments ...

No Trackbacks.