< Browse > Home / Archive: June 2007

| Mobile | RSS

Menunggu Azab dari Bumi yang Marah

 
Andai saja saya hidup di kurun dua atau tiga abad lalu, kebencian semacam ini mungkin tak sampai merusak pikiran; maki-maki tiada arti setiap kali listrik padam. Tak kunjung rampung meredam sakit hati meskipun dengan sangat sadar beginilah sudah kondisinya. Byar pet berselang hari. Kadang-kadang malah sehari tiga kali. Seperti orang minum obat. 

…karena Malam Tak Hanya Milik Pelelap

SELALU ada tempat untuk nongkrong menikmati malam. Setelah seharian sibuk dengan beragam aktivitas, orang memang sesekali hendak melarutkan diri dalam kenyamanan suasana; bisa dengan hang out di kafe atau pub, menyeruput teh hangat di sebuah kedai, atau sekadar jalan-jalan di tengah keramaian, entah pusat belanja, atau pasar malam. 

Tomat Sekecil Anggur, Labu Segede Gentong

China mungkin telah meraih segala mimpinya; kemajuan ekonomi, harga diri sebagai bangsa, juga keluwesan untuk berkreasi apa saja. Dalam kewarasannya, mereka menyuguhkan banyak sekali ide gila.

MASIH di atas pesawat Boeing 737-800 Air China. Dari sisi jendela kursi nomor delapan, saya hanya bisa melihat lapisan warna hitam-putih-kelabu, saling tumpang di antara perbukitan kota Qingdao (baca = [...]

Menggeser Hujan tanpa Pawang

Teknologi mengubah banyak hal. China, saat ini, sedang gemar mengembangkan rekayasa meteorologi. Tujuannya sungguh muluk; menentukan cuaca sesuai keinginan, dengan cara ilmiah, tanpa mantra-mantra pawang seperti lazimnya di negeri kita.

HUJAN mengguyur Beijing sejak pagi. Jadwal berkunjung ke Tian An Men Square dan Forbidden City tak bisa ditunda. Saya bersama rombongan Indonesia China Business Council (ICBC) [...]

  • Kotak Pesan

    Nama:
    Web:
    Pesan:
    :) :( :D :p :(( :)) :x


    Kontak pribadi?
    Langsung ke: windede[at]windede[dot]com


Safa @ sen-ciSafa Afif NgebutSafa n AfifAfif n Safa di PIMJuve AlvaroAfif di malSafa CoolRafif BergayaCandleYang Tersisa