Menunggu Azab dari Bumi yang Marah
Andai saja saya hidup di kurun dua atau tiga abad lalu, kebencian semacam ini mungkin tak sampai merusak pikiran; maki-maki tiada arti setiap kali listrik padam. Tak kunjung rampung meredam sakit hati meskipun dengan sangat sadar beginilah sudah kondisinya. Byar pet berselang hari. Kadang-kadang malah sehari tiga kali. Seperti orang minum obat.











