< Browse > Home / General / Blog article: Ied Mubarak

| Mobile | RSS

Ied Mubarak

20 October 2006 | Ada 14 Komentar | General

Maaf lahir & batin...

Lebaran tahun ini saya tidak mudik. Sejak awal memang sudah berniat ingin merasakan Idul Fitri di Banjarbaru, kota tempat saya bermukim selama lima tahun terakhir. Ini adalah lebaran ke enam, dan lima lebaran sebelumnya saya lewatkan di kampung halaman; tiga kali di kota kelahiran Samarinda, Kaltim, dua kali di Sumbawa, NTB, tempat saya meminang wanita yang sekarang telah menjadi istri dari dua putra yang lucu-lucu.

Biasanya, hari-hari menjelang lebaran begini saya tengah sibuk berkemas. Menyiapkan barang-barang yang hendak dibawa, juga menyelesaikan sisa-sisa pekerjaan yang harus ditinggal. Tahun ini, semua terasa biasa saja. Hanya ada sedikit kesibukan untuk sebuah acara buka puasa bersama di rumah kami beberapa hari lalu. Selebihnya, tak ada yang berbeda.

Mudik memang telah menjadi ritual, dan saya bersama keluarga selalu menjadi bagian dari pelaku ritual itu. Berbondong menuju terminal, bandara dan pelabuhan, membayangkan harumnya tanah kelahiran yang seolah melambai sebuah panggilan kerinduan. Tahun ini, untuk pertama kalinya, ritual itu kami abaikan.

Anak-anak tumbuh, membesar, mulai pandai bicara macam-macam. Rumah kami tak sesunyi ketika pertama kali keluarga ini dibangun. Kepada istri saya berkata; hariraya harus dilewatkan di rumah ini, supaya kita semakin utuh sebagai keluarga. Juga karena berkali-kali lebaran kita hanya sempat bermaaf-maafan lewat SMS dengan kerabat dan tetangga. “Tahun ini, kita akan menjabat erat tangan mereka satu per satu …”

Selamat Idul Fitri 1427 H. Maaf lahir & batin.

[catatan mudik kami lebaran tahun lalu bisa ditengok di sini]

Tulis komentar 697 views, 1 so far today |

Fatal error: Call to undefined function wp_related_posts() in /home/windede/public_html/wp-content/themes/Digital Statement/single.php on line 35