Ied Mubarak

Maaf lahir & batin...

Lebaran tahun ini saya tidak mudik. Sejak awal memang sudah berniat ingin merasakan Idul Fitri di Banjarbaru, kota tempat saya bermukim selama lima tahun terakhir. Ini adalah lebaran ke enam, dan lima lebaran sebelumnya saya lewatkan di kampung halaman; tiga kali di kota kelahiran Samarinda, Kaltim, dua kali di Sumbawa, NTB, tempat saya meminang wanita yang sekarang telah menjadi istri dari dua putra yang lucu-lucu.

Biasanya, hari-hari menjelang lebaran begini saya tengah sibuk berkemas. Menyiapkan barang-barang yang hendak dibawa, juga menyelesaikan sisa-sisa pekerjaan yang harus ditinggal. Tahun ini, semua terasa biasa saja. Hanya ada sedikit kesibukan untuk sebuah acara buka puasa bersama di rumah kami beberapa hari lalu. Selebihnya, tak ada yang berbeda.

Mudik memang telah menjadi ritual, dan saya bersama keluarga selalu menjadi bagian dari pelaku ritual itu. Berbondong menuju terminal, bandara dan pelabuhan, membayangkan harumnya tanah kelahiran yang seolah melambai sebuah panggilan kerinduan. Tahun ini, untuk pertama kalinya, ritual itu kami abaikan.

Anak-anak tumbuh, membesar, mulai pandai bicara macam-macam. Rumah kami tak sesunyi ketika pertama kali keluarga ini dibangun. Kepada istri saya berkata; hariraya harus dilewatkan di rumah ini, supaya kita semakin utuh sebagai keluarga. Juga karena berkali-kali lebaran kita hanya sempat bermaaf-maafan lewat SMS dengan kerabat dan tetangga. “Tahun ini, kita akan menjabat erat tangan mereka satu per satu …”

Selamat Idul Fitri 1427 H. Maaf lahir & batin.

[catatan mudik kami lebaran tahun lalu bisa ditengok di sini]

Win Dede

Win Dede a.k.a Erwin D. Nugroho. Anak kampung dari pelosok Kalimantan, bermukim dan beraktivitas di belantara Jakarta. Selain menulis dan memotret, jalan-jalan adalah kegemarannya yang lain.

Beri Tanggapan (atau pilih komentar via akun media sosial)

14 tanggapan untuk “Ied Mubarak

  • 20 Oktober 2006 pada 23:42
    Permalink

    Selamat mudik. Mohon maaf lahir dan batin. 🙂

  • 21 Oktober 2006 pada 03:08
    Permalink

    Met Idul Fitri. Mohon maaf lahir batin jika ada salah kata dalam komentar.. 🙂

  • 21 Oktober 2006 pada 03:20
    Permalink

    Selamat Idul Fitri Pak, mohon maaf lahir dan batin…
    Jadinya lebaran bersama asap ya Pak? :))

  • 22 Oktober 2006 pada 21:53
    Permalink

    selamat hari raya Idul Fitri.
    maaf lahir batin. 🙂

  • 24 Oktober 2006 pada 14:11
    Permalink

    Sugeng riyadi 1427 H. Nyuwun gungin samudro pangapunten kagem sedoyo kelepatan. Mugi takseh saged kepanggeh Ramadhan wedal ngajeng. Amiiin….

  • 25 Oktober 2006 pada 13:03
    Permalink

    Slamet Idul Fitri, Win. Maaf lahir batin. Semoga — dengan Ramadhan dan Idul Fitri — dunia bisa menjadi tempat yang lebih baik buat kita semua. Amin.

  • 26 Oktober 2006 pada 23:22
    Permalink

    Om Win & keluarga, Selamat Hari Raya Idul Fitri, semoga Ibadah Ramadahan-nya membawa banyak berkah dan pahala. Sayangnya saya gak bis amudik & berlebaran bersama keluarga kali ini, meski udah kali kedua saya berlebaran di negeri si bau kelek ini (2004), Insyallah tahun depan bisa berkumpul.

    Salam rindu dari afrika barat…

  • 27 Oktober 2006 pada 11:40
    Permalink

    aku juga ga mudik mas..lha wong kampung halamannya di semarang ajah ko..

    selamat hari raya idul fitri 1427 H, mohon maaf lahir dan bathin ya mas
    semoga kita masih diberi kesempatan untuk bertemu lagi di Ramadhan tahun depan..:)

  • 27 Oktober 2006 pada 13:16
    Permalink

    met lebaran bos. kompas cuma satu tuh, piye?

  • 30 Oktober 2006 pada 08:25
    Permalink

    selama di balangan, saya hanya jalan sampai barabai, HST. sebab nggak sempat mampir, saya mengucapkan “selamat lebaran” via blog saja. mohon maaf sedalam-dalamnya kalau ada salah kata dan salah ketik.

  • 31 Oktober 2006 pada 08:55
    Permalink

    Taqobalallohu Minna Wa Minkum Shiyama Na Wa Shiyamakum

    Mohon maaf lahir bathin

  • 31 Oktober 2006 pada 11:52
    Permalink

    Taqabbalallahu minna wa minkum
    (semoga Allah menerima segala amal dan ibadah kita di bulan ramadhan)
    Minal ‘aidin wal faizin
    (semoga kita termasuk golongan yang kembali fitrah dan meraih kemenangan)
    Mohon maaf lahir dan batin

  • 2 November 2006 pada 00:01
    Permalink

    Selamat selepas idul fditri noga makin kreatif om

  • Pingback: Sepenggal Waktu dalam Foto Masa Lalu at Windede dot Com

Komentar ditutup.

Loading Facebook Comments ...
Loading Disqus Comments ...

No Trackbacks.