Orisinalitas Ide, Anda Punya?
Apakah karya yang Anda hasilkan berasal dari ide orisinal Anda sendiri?
Sebut pula nama-nama penemu lain semisal Albert Einstein, Aristoteles, Alfred Bernhard Nobel, yang pada zamannya mungkin dianggap orang gila, namun kemudian terbukti penemuan-penemuannya menjadi fondasi perkembangan ilmu pengetahuan masa depan. Sekarang, ketika semakin banyak rahasia di muka bumi terungkap, penemu-penemu modern adalah orang-orang yang mengembangkan penemuan di awal-awal peradaban manusia.
Lantas, bisakah disebut para penemu di era modern sekarang memiliki ide orisinal? Tidakkah setiap ide kita saat ini berawal dari apa yang sebelumnya kita lihat atau pelajari? Kita mungkin terilhami oleh sesuatu yang lain, pembelajaran dari lingkungan yang secara tidak sadar membuat kita seolah-olah pemilik ide tersebut.
Sebutlah karya fotografi. Berapa banyak orang sudah mengabadikan sunrise dan sunset? Sebaik dan seaneh apa pun Anda memotret matahari, maka boleh jadi sudah ada orang di belahan bumi lain yang pernah menghasilkan karya serupa. Maka di mana letak orisinalitas ide ketika Anda memotret sunset atau sunrise itu?
Saya termasuk yang sering ragu terhadap pikiran saya sendiri. Banyak sesuatu yang saya pikirkan ternyata sudah jauh lebih dulu dipikirkan orang lain. Atau sering juga saya berpikir karena pikiran orang lain. Atau gampangnya begini: sering saya melakukan sesuatu karena melihat orang lain melakukan hal itu. Penjiplak? Mungkin tidak se-ekstrem itu. Sebut saja pengikut… hehehe…
Yakinkah Anda bahwa ide yang Anda hasilkan itu orisinal? Tidakkah kita sekalian adalah para peniru yang baik? Bahkan ketika terlahir dan belum bisa apa-apa, kita harus menjalani proses kehidupan ini dengan meniru bagaimana orangtua kita bicara, bagaimana pengasuh kita berjalan, bagaimana orang-orang dekat kita makan. Kelak ketika sudah bisa berpikir sendiri, hidup menjadi pilihan-pilihan. Dan sulit menyebut apa yang kita lakukan kemudian adalah orisinal.
Atau, definisi orisinal itu yang harus lebih dulu kita perdebatkan?
