Orisinalitas Ide, Anda Punya?

Apakah karya yang Anda hasilkan berasal dari ide orisinal Anda sendiri?

Penemu-penemu besar dunia adalah orang-orang beruntung. Mereka mencatat nama dalam sejarah sebagai orang pertama yang menemukan apa yang sebelumnya tak pernah diketahui orang lain. Bayangkan orang seperti Thomas Alva Edison. Ia tercatat menemukan 3 ribu penemuan dalam hidupnya! Diantara-nya lampu listrik, sistim distribusi listrik, lokomotif listrik, stasiun tenaga listrik, mikrofon, kinetoskop (proyektor film), laboratorium riset untuk industri, fonograf (berkembang jadi tape-recorder), kinetograf (kamera film) dan macam-macam lagi.

Sebut pula nama-nama penemu lain semisal Albert Einstein, Aristoteles, Alfred Bernhard Nobel, yang pada zamannya mungkin dianggap orang gila, namun kemudian terbukti penemuan-penemuannya menjadi fondasi perkembangan ilmu pengetahuan masa depan. Sekarang, ketika semakin banyak rahasia di muka bumi terungkap, penemu-penemu modern adalah orang-orang yang mengembangkan penemuan di awal-awal peradaban manusia.

Lantas, bisakah disebut para penemu di era modern sekarang memiliki ide orisinal? Tidakkah setiap ide kita saat ini berawal dari apa yang sebelumnya kita lihat atau pelajari? Kita mungkin terilhami oleh sesuatu yang lain, pembelajaran dari lingkungan yang secara tidak sadar membuat kita seolah-olah pemilik ide tersebut.

Sebutlah karya fotografi. Berapa banyak orang sudah mengabadikan sunrise dan sunset? Sebaik dan seaneh apa pun Anda memotret matahari, maka boleh jadi sudah ada orang di belahan bumi lain yang pernah menghasilkan karya serupa. Maka di mana letak orisinalitas ide ketika Anda memotret sunset atau sunrise itu?

Saya termasuk yang sering ragu terhadap pikiran saya sendiri. Banyak sesuatu yang saya pikirkan ternyata sudah jauh lebih dulu dipikirkan orang lain. Atau sering juga saya berpikir karena pikiran orang lain. Atau gampangnya begini: sering saya melakukan sesuatu karena melihat orang lain melakukan hal itu. Penjiplak? Mungkin tidak se-ekstrem itu. Sebut saja pengikut… hehehe…

Yakinkah Anda bahwa ide yang Anda hasilkan itu orisinal? Tidakkah kita sekalian adalah para peniru yang baik? Bahkan ketika terlahir dan belum bisa apa-apa, kita harus menjalani proses kehidupan ini dengan meniru bagaimana orangtua kita bicara, bagaimana pengasuh kita berjalan, bagaimana orang-orang dekat kita makan. Kelak ketika sudah bisa berpikir sendiri, hidup menjadi pilihan-pilihan. Dan sulit menyebut apa yang kita lakukan kemudian adalah orisinal.

Atau, definisi orisinal itu yang harus lebih dulu kita perdebatkan?

Win Dede

Win Dede a.k.a Erwin D. Nugroho. Anak kampung dari pelosok Kalimantan, bermukim dan beraktivitas di belantara Jakarta. Selain menulis dan memotret, jalan-jalan adalah kegemarannya yang lain.

4 tanggapan untuk “Orisinalitas Ide, Anda Punya?

  • 10 Desember 2007 pada 19:12
    Permalink

    Saya juga tidak yakin apakah yang kita buat dan kita temukan itu belum pernah dibuat atau belum pernah dipikirkan orang. Tapi kemudian saya cuma berusaha untuk selalu belajar dari sesuatu yang telah ditemukan atau dibuat orang, kemudian kita selalu berpikir dan berusaha untuk menemukan sesuatu yang lain (mengembangkannya). Maka dari sinilah kita akan mendapat jawaban dari diri kita sendiri apakah ide dan kreatifitas kita itu berasal dari diri kita atau dari orang lain.

    Balas
  • 11 Januari 2008 pada 14:25
    Permalink

    Bangsa kita banyak juga yang pinter, namun jarang ada semacam penghargaan oleh pemerintah atas kelebihannya tersebut. banyak penemuan-penemuan yg didapatkan oleh bangsa kita, namun bangsa kita sendiri banyak yang tidak tahu. tidak perlu disebutkan disini penemuan apa yang telah didapatkan.

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *