Bumi Makin Sesak, Manusia Mengecil?

Kisah manusia raksasa yang selama ini hanya ada dalam cerita-cerita dongeng, agaknya, mulai menjadi kenyataan. Sebuah penemuan di Timur Tengah membuktikan bahwa manusia raksasa itu benar-benar pernah ada. Percaya atau tidak, penemuan ini mulai beredar di internet dan diyakini bukan rekayasa.

Lihatlah foto ini. Bandingkan betapa besarnya kerangka manusia itu, dan betapa kecil dua orang yang berada di dekatnya. Kesampingkan dulu kemungkinan foto ini rekayasa digital. Mari berpikir bahwa ukuran tubuh manusia tempo dulu lebih besar dari tubuh manusia kebanyakan sekarang, adalah benar.

Saya pernah berkunjung ke Beijing, China. Ketika mendaki tangga-tangga Tembok China yang kesohor itu, saya langsung bergumam; dulu, ukuran tubuh manusia besar-besar. Buktinya? Anak tangga di Great Wall demikian tinggi, jauh lebih tinggi dari anak tangga yang selama ini saya pernah tapaki. Boleh jadi, anak tangga itu adalah ukuran yang “sedang” dan “wajar” untuk ukuran tubuh manusia waktu itu.

Kerangka manusia raksasa ini ditemukan oleh tim eksplorasi ARAMCO di sebuah gurun pasir di Saudi Arabia, dan diyakini sebagai sisa-sisa Kaum Aad dalam legenda Nabi Hud. Namun sebagian peneliti juga menduga kerangka ini boleh jadi adalah kerangka Adam, manusia pertama. Dalam kisah-kisah pra-sejarah, memang diyakini makhluk hidup pada abad-abad permulaan berukuran besar, termasuk keyakinan mengenai binatang purbakala seperti dinosaurus, yang juga tak kalah besar.

Kita hanya bisa menduga, dan terheran-heran dengan kejadian berabad-abad silam. Pada saatnya kelak, anak-cucu kita boleh jadi juga heran dengan kejadian-kejadian yang kita alami sekarang. Mungkin di masa depan manusia kembali berukuran raksasa, atau — bayangkan saja bumi semakin sesak — lantas manusia mengalami evolusi dan menyesuaikan diri sehingga semakin mengecil… mengecil dan mengecil.

Begitulah. Tuhan memang memberi terlalu banyak misteri.

Win Dede

Win Dede a.k.a Erwin D. Nugroho. Anak kampung dari pelosok Kalimantan, bermukim dan beraktivitas di belantara Jakarta. Selain menulis dan memotret, jalan-jalan adalah kegemarannya yang lain.